Laporan UAS Keamanan Sistem Informasi

LAPORAN UJIAN AKHIR SEMESTER Mata Kuliah: Keamanan Sistem Informasi DATA MAHASISWA & DOSEN: Nama Mahasiswa: Pajar Fadilah NIM: 231011701286 Dosen Pengampu: Karno Ganjar Prasetyo, S.Kom., M.Kom. Program Studi / Fakultas: Sistem Informasi / Ilmu Komputer Institusi: Universitas Pamulang (UNPAM)
Langkah 1: Implementasi Apache Web Server (Soal 1) Aksi: Menyalin (copy-paste) folder source code aplikasi bernama jasa dari lokal ke root direktori web server AppServ. Lokasi Jalur: C:\AppServ\www\jasa\ Tujuan: Memastikan Apache Web Server pada Windows Server dapat membaca dan mengeksekusi script PHP aplikasi.
Langkah 2: Migrasi & Import Database MySQL (Soal 3) Aksi: Membuka localhost/phpmyadmin, membuat basis data baru bernama pajar, lalu mengonstruksi struktur tabel dengan melakukan Import file .sql bawaan aplikasi.
Langkah 3: Pengamanan Autentikasi dengan Enkripsi MD5 (Soal 4) Aksi: Masuk ke tabel user, menambahkan data pengguna baru (username: pajar, nama: Pajar Fadilah), lalu mengubah fungsi enkripsi pada kolom password menggunakan algoritma MD5 dengan plain text 1234. Uji Coba: Melakukan login pada halaman web dan berhasil diarahkan ke dashboard utama admin.php dengan identitas Pajar Fadilah sebagai Admin.
Langkah 4: Modifikasi Beranda & Proteksi Berkas (Soal 5) Modifikasi Kode: Membuka file index.php dan menyisipkan tag HTML pada baris 123. Proteksi File: Membuka Command Prompt (CMD), masuk ke direktori aplikasi, lalu mengetikkan perintah attrib +r index.php untuk mengunci file agar bersifat Read-Only. Validasi: Mengakses localhost/jasa/ via browser untuk memastikan nama terender sempurna dan sistem alert session bekerja dengan baik. Langkah selanjutnya yaitu Konfigurasi Virtual Drive Storage & Keamanan Direktori (Soal 2)
Berikut adalah langka dari seluruh proses Pembuatan Virtual Drive Storage & Keamanan Direktori 1. Buat Hard Disk Baru: Di VirtualBox, masuk ke menu Storage, lalu buat dan pasang (attach) hard disk virtual baru berformat VHD sebesar 15 GB. 2. Lewati Jendela Tracker: Nyalakan VM, isi kolom komentar pada jendela Shutdown Event Tracker (jika diminta), lalu klik OK untuk masuk ke desktop. 3. Inisialisasi Disk: Buka Disk Management di Windows Server, ikuti wizard yang muncul untuk menginisialisasi hard disk baru tersebut ke format MBR. 4. Format Partisi: Lanjutkan ke New Partition Wizard, pilih Primary Partition, gunakan semua kapasitas (15 GB), beri drive letter F:, dan format dengan sistem file NTFS. Setelah tombol Finish diklik, hard disk baru (Drive F:) siap digunakan.

Komentar